Harmonis Dengan Tuhan, Keluarga dan Diri Sendiri (Yuanita Permana)

Pada saat saya mengetahui acara RESET, saya mempunyai ekspektasi atau gambaran bahwa acara ini adalah seperti “komputer”. 

“komputer”, dimana setiap hari di dalam kehidupan kita dapat membuka banyakaplikasi, melihat foto, bahkan “junk” yang mungkin kita tidak mau lihat tapi kita dapat. Nah dengan mengikuti acara ini saya merasa kita seperti diperbaharui lagi, di reset ulang dan hubungan kita dengan Tuhan bisa lebih “bersih” lagi. Seperti dikatakan di kisah para rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Jadi saya percaya mulai dari diri kita sendiri, karena kita tidak bisa merubah orang lain, maka seisi rumah kita-pun akan mengalami Tuhan Yesus.

Pada saat Reset pun yang saya dapatkan adalah seperti istilah seorang anak kecil, jadi hubungan saya dengan Tuhan Yesus lebih intim lagi, seperti merasakan kasih mula – mula. Dan hubungan saya dengan suami pun bisa lebih saling terbuka satu dengan yang lainnya.